DUMAI (RP) - Ratusan buruh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia unit transportasi (SPTI) Dumai kembali mendesak pihak Kantor Bea dan Cukai Dumai untuk memberikan izin pembongkaran muatan kapal impor di pelabuhan rakyat.
Demo buruh itu mereda setelah H Yusrizal Koto, salah seorang importir, menenangkan para buruh.
“Saya harap kawan–kawan untuk dapat tenang dalam menyikapi hal ini," ujarnya.
Yusko bahkan menjamin Kamis besok aktivitas di pelabuhan sudah bisa berjalan seperti semula. "Jika tidak, kepala saya taruhannya," tegasnya.
Mendengarkan pernyataan tegas dari Yusrizal itu, para demonstran pun membubarkan diri dan meninggalkan Kantor BC.
Kehadiran pendemo menenggarai pertemuan pihak BC dengan importir Dumai beserta jajaran aparat Kepolisian dan TNI di kantor BC. Beberapa waktu setelah pertemuan, Kepala Kantor BC Dumai, Dwijo Muryono, langsung menyampaikan hasil rapat kepada demonstran di halaman kantornya.
“Mulai besok, silahkan memasukan barang seperti biasa. Untuk itu segera membubarkan demontrasi ini. Kita dari BC tetap memperhatikan kebutuhan buruh Dumai karena kita tidak ingin terjadi gejolak,” terang Dwijo. Namun, pernyataan Dwijo ini tidak dipercayai massa buruh.(dpo-03)
Judul : Yusko Pertaruhkan Kepalanya
Deskripsi : DUMAI (RP) - Ratusan buruh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia unit transportasi (SPTI) Dumai kembali mendesak pihak Kantor Bea dan Cukai Duma...