Hawkwap - Warga perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Jatirasa, Jatiasih, Bekasi, merasa banjir yang meredam pemukiman mereka kali ini lebih parah dari banjir di tahun-tahun sebelumnya.
“Banjir di PGP sudah terjadi sejak saya pertama kali menempati rumah ini tahun 2002. Penduduk asli bilang kalau banjir di sini bahkan sudah terjadi sejak tahun 1993. Tapi banjir tahun 2013 ini paling parah,” kata Nurdi (47 tahun), warga PGP yang menjadi korban banjir.
Banjir di awal tahun 2013 di perumahan PGP Bekasi ini sudah terjadi dua kali. Pertama, tanggal 18 Januari 2013 berbarengan dengan banjir besar di Jakarta. Kedua, tanggal 4 Februari 2013 kemarin. Banjir semalam terjadi akibat rembesan air dari penambalan sementara terhadap tanggul yang jebol tanggal 18 Januari lalu.
Rumah Nurdi kini hanya terlihat gentingnya. Ketinggian air yang merendam rumah tipe 21 itu mencapai 2 meter. “Semalam saya cuma berhasil memindahkan baju saya, baju istri, dan baju anak-anak. Saya taruh di plafon rumah. Kalau untuk alat-alat elektronik, saya tidak sempat selamatkan,” ujar dia.
Nurdi dan istri serta kedua anaknya sudah mengungsi sejak pukul 20.00 malam kemarin. Sekarang mereka tinggal di lokasi pengungsian. Nurdi dan warga lain berharap pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Bekasi segera memperbaiki secara permanen tanggul yang jebol.
Selain Pondok Gede Permai, perumahan lain yang tergenang banjir di Bekasi adalah Vila Nusa Indah, Kemang Ifi, Graha Pondok Citra Lestari, Graha Kencana, Komplek Depnaker, Pondok Pekayon, Delta Mas. Total ada 15 titik banjir di Bekasi.
Judul : Warga Bekasi: Banjir 2013 Paling Parah (Berita Nasional)
Deskripsi : Hawkwap - Warga perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Jatirasa, Jatiasih, Bekasi, merasa banjir yang meredam pemukiman mereka kali ini lebih ...