Hawkwap - Wakil Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa dirinya dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, tidak anti terhadap pembangunan enam ruas Tol Dalam Kota. Menurut dia setidaknya dua ruas Tol Dalam Kota harus segera dibangun.
"Intinya kami bukan anti jalan tol, minimal dua ruas jalan tol dari Semanan-sunter dan Sunter-Pulogebang itu harus direalisasikan," ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 4 Februari 2013.
Ahok, sapaan Basuki, mengatakan perlunya pembangunan kedua ruas tol itu karena saat ini tengah dibangun Pelabuhan Tanjung Priok Baru. Namun, menurutnya, Kementerian Pekerjaan Umum harus kembali mendesain ulang pembangunan tersebut.
"Nanti di sana akan ada New Tanjung Priok, berarti ada dua pelabuhan Tanjung Priok. Makanya Tol Semanan-Sunter harus bisa masuk ke Tanjung Priok, begitu juga dengan Tol Sunter-Pulo Gebang," kata Ahok.
Ahok menjelaskan, dengan dibangunnya dua tol yang langsung terhubung pelabuhan, otomatis dapat menjadi jalur bagi angkutan barang masuk ke dalam Tol Dalam Kota.
"Kalau tidak ada ini kita bayangkan, truk dengan kontainer begitu besar keluar masuk ke Tanjung Priok harus masuk ke tengah kota, makanya harus ada dua jalan tol ini untuk mengeluarkan barang ke pelabuhan," katanya.
Ia meminta kepada pelaksana pembangunan enam ruas tol tersebut, PT Jakarta Toll Road Development, agar jalan dapat dilalui oleh transportasi massal seperti Transjakarta.
"Ini kan juga dirancang enam atau tujuh kilometer, baru ada pintu keluarnya, jadi tidak timbulkan macet. Sehingga itu dapat berguna untuk orang-orang yang menempuh jarak panjang," katanya.
Pembangunan 6 ruas tol akan dibagi dalam beberapa tahap. Tahap pertama akan dibangun ruas Semanan-Sunter sejauh 20,23 kilometer. Dilanjutkan pembangunan Tol Sunter-Pulo Gebang yang jaraknya 9,44 kilometer.
"Kedua ruas tol ini ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2014," ujar Direktur Utama Jakarta Tollroad Development, Frans Sunito.
Bila dua ruas tol tersebut telah selesai, pembangunan akan dilanjutkan di ruas Tol Duri Pulo-Kampung Melayu dengan jarak 12,65 kilometer dengan nilai investasi Rp5,96 triliun dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,60 kilometer senilai Rp6,95 triliun. Tahap terakhir adalah pembangunan ruas Tol Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 9,15 kilometer dengan investasi Rp5,71 triliun.
Judul : Dibangun, 2 Ruas Tol Hubungkan Pelabuhan Tanjung Priok (Berita Nasional)
Deskripsi : Hawkwap - Wakil Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa dirinya dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, tidak anti terhadap pembangunan enam ...