DUMAI - DumaiPortal.com - Berkaitan dengan cuaca yang buruh, pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai, memberikan peringatan dini kepala seluruh pelaku lalulintas di laut. Mereka diminta untuk berhati-hati dan waspada. Untuk kapal-kapal dibawah 5.000 GT diminta untuk menunda pelayaran.
BMKG menyebutkan bahwa cuaca buruk akibat angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau dan Sumatera. "Cuaca yang buruk dan cepat berubah ini harus diantisipasi dini oleh para pengguna jasa kepelabuhanan," ujar Kasi Keselamatan Berlayar Ivan Apriano Polin, Selasa (15/1/2012).
"Maklumat pelayaran dari Dirjen Hubla Kemenhub meminta para syahbandar memberikan peringatan dini akan terjadinya cuaca buruk di sejumlah perairan," jelasnya.
Cuaca buruk yang disertai dengan angin kencang akan menyebabkan tingginya gelombang. Gelombang tinggi dari 3 hingga 4 meter di perairan Kepulauan Riau dan Jambi, Bangka Belitung, Selat Karimata dan perairan Bengkulu serta beberapa bagian di Lampung.
Gelombang dengan tinggi 2-3 meter diperkirakan akan berlangsung di perairan Sumatera Barat dan Kepulauan Mentawai serta di beberapa perairan wilayah Sulawesi, Maluku, Halmahera, Manokwari, Biak dan Samudera Pasifik sebelah utara Papua.
Dikatakan Ivan, diintruksikan kepada Syahbandar agar menunda pemberian surat persetujuan berlayar bagi kapal yang akan berangkat dari Pelabuhan Dumai.
"Peringatan dini ini diberlakukan terhadap kapal-kapal yang berkapasitas 5 ribu GT kebawah dan kapal penumpang maupun kargo. Kita menyarankan agar menunda keberangkatan akibat cuaca buruk ini," tuturnya.
Dalam dua hari belakangan beberapa kapal sudah menunda keberangkatan. Seperti kapal kargo pengekspor sayuran ke negara Singapura dan sejumlah kapal lainnya.(dpo)
Judul : Cuaca Buruk, Pelayaran Kapal Dibatasi
Deskripsi : DUMAI - DumaiPortal.com - Berkaitan dengan cuaca yang buruh, pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai, memberikan peringata...