DUMAI - DumaiPortal.com - Petani sawit dan getah mengeluh. Pasalnya, harga jual komoditi kelapa sawit dan getah mengalami penurunan drastis. Harga penjualan ditingkat penampungan di lima wilayah kelurahan di kecamatan Bukit Kapur sangat rendah dan membuat petani merugi.
Untuk harga getah karet saat ini berkisar diantara Rp 6.500 hingga Rp 8 ribu per kilogram. Sedangkan harga jual kelapa sawit terus mengalami penurunan dengan kisaran Rp400 hingga Rp425 per kilogram.
"Harga jual di penampung saat ini sangat mencekik dan jauh dari rata-rata normal membuat petani merugi sehingga berpengaruh pada kehidupan perekonomian masyarakat," tutur Samsul Anwar, seorang petani karet.
Masyarakat petani, lanjutnya saat ini sangat menginginkan harga kembali normal dan meningkat seperti semula agar tidak merugi terus menerus. Jika harga jual kelapa sawit dan karet terus mengalami penurunan tentu saja akan membuat petani terus merugi dan tidak mampu lagi melanjutkan usaha perkebunannya.
"Tidak seimbang dengan biaya perawatan dan kebutuhan kehidupan ekonomi masyarakat yang cenderung bertahan dan meningkat," jelasnya.
"Penurunan harga sawit dan karet ini tidak diimbangi dengan menurunnya harga kebutuhan bahan pokok masyarakat di pasaran dan kita khawatir usaha kami tidak bertahan dan akan terus merugi," ungkapnya.
Akibat melemahnya harga sawit dan karet juga berimbas kepada aktivitas jual beli masyarakat di pasaran. Sejauh ini banyak usaha jual beli di tengah masyarakat mengalami penurunan omset dan sepi dari kunjungan pembeli.
Hal itu mempengaruhi Sugito, seorang pedagang kelontong harian yang mengaku penjualan turun drastis dan melemahnya daya beli masyarakat akibat efek harga sawit dan karet yang rendah.(dpo)
Judul : Harga Sawit dan Karet Turun Drastis
Deskripsi : DUMAI - DumaiPortal.com - Petani sawit dan getah mengeluh. Pasalnya, harga jual komoditi kelapa sawit dan getah mengalami penurunan drastis....