DUMAI - DumaiPortal.com - Beasiswa bantuan dari Pertamina RU II Dumai bulan lalu pada beberapa sekolah disunat guru. Kejadian ini ditemukan di Sekolah Dasar Negeri 009 Kelurahan Tanjung Palas Dumai Timur. Pemotongan beasiswa dilakukan guru kelas VI.
Menurut Bkr, salah seorang wali murid yang mengeluhkan pemotongan beasiswa terhadap anaknya kepada DumaiPortal.com, Senin, 3/4/13. Dirinya mengatakan bahwa beasiswa yang diraih anaknya beberapa waktu lalu dipotong oleh Guru kelas. Pemotongan itu mencapai Rp. 600 ribu.
Pemotongan beasiswa yang terjadi pada anak Bkr tersebut diakui oleh guru kelas, Syafrudin, S.Pd saat dikonfirmasi DumaiPortal.com, Selasa (5/3/2013). Syafrudin mengatakan bahwa pemotongan tersebut disetujui oleh orang tua Aisah.
Syafrudin yang didampingi Kepsek, Rodiah, S.Pd berpendapat bahwa pemotongan ini dilakukan untuk membantu wali murid membayar hutang–hutang murid yang tidak membayar uang les padanya sejak awal. “Dari dahulu tidak ada siswa yang bersedia membayar uang les yang dilakukannya,” terangnya.
“Sejak awal kita sudah membuat kesepakatan untuk melakukan pemotongan terhadap beasiswa yang akan diterima siswa nantinya. Sehingga kita mengusulkan beberapa nama untuk mendapatkan beasiswa dari Pertamina agar bisa melunasi uang les,” lanjutnya.
Saat ditanya kesepakatan yang sudah dibuat antara guru kelas dengan wali murid seperti yang diucapkan sebelumnya, Syafruddin malah memberikan bukti kwitansi penerimaan uang sejumlah Rp. 600 ribu dari wali murid tersebut.
Ketika dikonfirmasi pada Kepsek, Rodiah SPd, mengakui dirinya sudah melarang Syafrudin melakukan pemotongan terhadap beasiswa murid tidak mampu itu. Namun larangan Rodiah tersebut tidak digubris yang bersangkutan.
“Ada sebanyak 14 orang siswa yang mendapat bantuan tersebut. Namun sebanyak 7orang sudah kita belikan keperluan seperti pakaian sekolah, sepatu, tas dll. Sementara dana beasiswa sebanyak 7 orang lagi di pegang Syafrudin,” terangnya.
Rodiah menyebutkan bahwa dana yang dipegang oleh Syafrudin dipertanggungjawabkan oleh Syafrudin. “Saya yang bertanggung jawab terhadap dana ini, katanya,” Rodiah mengulangi.
Sore hari Rabu, 3/6/13, Rodiah dan Syafrudin menemui awak media. Kedua pihak mengaku akan mengembalikan sejumlah dana yang diberikan Pertamina RU II Dumai kepada 7 orang siswa yang dimaksud dalam bentuk barang seperti 7 orang siswa lainnya, sesuai dengan amanah yang diembankan Pertamina pada mereka.(dpo-03)
Judul : Sempat Disunat, Guru Kembalikan Beasiswa Pertamina
Deskripsi : DUMAI - DumaiPortal.com - Beasiswa bantuan dari Pertamina RU II Dumai bulan lalu pada beberapa sekolah disunat guru. Kejadian ini ditemukan ...