DUMAI - DumaiPortal - Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, H. Eldar Afinta telah melakukan pembohongan publik kepada sejumlah awak media yang hadir saat jumpa pers, Kamis (14/3/2013) kemarin.
Pasalnya, Eldar mengatakan bahwa pada waktu itu pemko Dumai kedatangan tamu dari pusat (Jakarta)."Kita kedatangan tamu pusat, Jendral bintang 3 selaku staff Menkominfo, Jendral dari Mabes Polri, Pejabat BNN dan Deputy Perencanaan Kominfo," terangnya.
"Untuk melayani mereka makanya kita bawa ke Pub Freedom, karena Horizon pusat narkoba kita arahkan agar sosialisasi 'dugem' sehat tanpa narkoba dilakukan di sana," lanjut mantan Kabag Humas ini.
Ketika pernyataan Eldar dipertanyakan oleh salah seorang awak media terkait para Jenderal yang disebutnya. Wajah Eldar terlihat pucat dan tidak bisa menjawab karena tak satupun pejabat yang disebutnya berpangkat Jenderal.
Selain itu, Eldar juga dengan beraninya menyebut kalau Plt Kabag Humas pemko Dumai, M.Wazir, turut hadir saat peresmian 'dugem' sehat oleh Walikota. Padahal sejumlah awak media yang hadir dalam jumpa Pers, sama sekali tidak pernah melihat kehadiran yang dimaksudnya.
Kebohongan Eldar juga ditunjukkan saat dirinya mengaku bahwa program tersebut merupakan program disbudparpora. Sementara di malam peresmian 'dugem', dirinya menolak konfirmasi yang dilakukan DumaiPortal.com. "Saya tidak tau, tanya saja pada panitia pelaksana (Daeng)," ujarnya saat itu.
Ironisnya lagi, di depan puluhan wartawan, dengan percaya diri Eldar menyebutkan bahwa foto terkait 'dugem' sehat yang beredar direkayasa oleh awak media. "Foto itu rekayasa dan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan," tudingnya.
Iwan Ceper, fotografer yang mengabadikan sosialisasi “Dugem Sehat’ ikut hadir bersama wako di Pub Freedom, menantang Eldar untuk menguji keabsahan foto itu. “Kemana pun diuji saya berani,” tantang Iwan yang juga wartawan.(dpo-03)
Judul : Kadisbudparpora Dumai Pembohong Publik
Deskripsi : DUMAI - DumaiPortal - Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, H. Eldar Afinta telah melakukan pembohongan publik kepada se...