DUMAI - DumaiPortal.com - Proyek multiyears yang dinilai sebagai proyek “request” dari oknum pihak tertentu yang ingin mendapatkan keuntungan pribadi itu dicoret DPRD Dumai pada pembahasan Rancangan Anggaran Pendapata dan Belanja daerah Perubahan (RAPBD-P) Kota Dumai 2012 lalu. Akibatnya, berbuntut pengecaman dan aksi demo terhadap DPRD Kota Dumai.
“Kami meminta aparat hukum menyelidi aktor intelektual di balik rencana proyek multiyears. Sebab, banyak terdapat kejanggalan dalam rencana untuk merealisasikan proyek tersebut,” ujar Zainal Abidin, Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, ketika dihubungi Senin (12/11).
Atas berbagai kecurigaan tersebut, dewan meminta pihak eksekutif di Dinas Pekerjaan Umum untuk mempresentasikan rencana proyek tersebut. Baik asfek teknis, maupun kelayakan jumlah anggarannya. Namun, pihak Dinas PU Dumai tak mampu menjelaskan. Karena itulah, dewan menolak rencana pembangunan proyek tersebut.
Dalam proyek multiyears ini direncanakan pembangunan Jalan Jalan Tuangku Tabbusai atau Jalan Perwira, Bagan Besar, diplot dengan anggaran sebanyak Rp100 miliar untuk 12 kilometer. Selain itu, Jalan Ombak atau Jalan Hasanuddin, yang dinilai masih bagus, tapi ingin dibongkar lagi untuk dibangun kembali dengan meplot anggaran sebanyak Rp22,5 miliar. Begitupula Jalan Janur Kuning, Jaya Mukti, yang dianggarkan sebanyak Rp17,7 miliar.
“Pihak PU mengajukan lagi tambahan anggaran untuk rencana proyek tersebut dengan alasan untuk DP bagi kontraktor. Ini sudah keterlaluan, karena darimana pula ada pakai DP bagi pelaksanaan proyek. Sedangkan kontraktor lokal sendiri tak ada diberi DP sebelum mengerjakan proyek,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Dumai itu.
Zainal menegaskan, dewan menilai masih banyak program yang perlu diprioritaskan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat banyak, ketimbang melaksnakan tiga proyek tersebut yang menghabiskan anggaran yang tak sedikit. Apalagi, proyek tersebut tidak mendesak untuk dilaksanakan.
Banyak proyek mendesak untuk dilaksanakan, seperti upaya pembangunan parit dalam mengatasi banjir. Begitupula masih banyak jalan rusak dan berlubang ketimbang Jalan Ombak yang dinilai masih bagus dan belum saatnya untuk diperbaiki. Begitupula berbagai kebutuhan dana bagi pemeliharaan kesehatan masyarakat.
Ketua DPD PAN Dumai ini menilai ada pihak tertentu yang sengaja memberikan informasi sesat kepada masyakat terkait dicoretnya proyek multiyears itu, dengan menuding anggota dewan sebagai perampok anggaran. Padahal, kuatnya keinginan terealisasi proyek tersebut adalah kepentingan pihak tertentu yang ingin mendapatkan keuntungan pribadi.
“Ada pihak tertentu yang berkedok kepentingan masyarakat untuk mendesak terealisasinya proyek multiyears itu. Padahal, itu hanya untuk kepentingan pribadi,” ujanya.(dpo)
Judul : Poyek Multiyears 'Titipan' Pihak Tertentu
Deskripsi : DUMAI - DumaiPortal.com - Proyek multiyears yang dinilai sebagai proyek “request” dari oknum pihak tertentu yang ingin mendapatkan keuntunga...