"PLAY BOY" bukan kata yang aneh untuk didengar oleh kaum hawa, pada zaman sekarang tidak cuma kaum adam yang bisa dapat julukan play boy tetapi kaum hawa pun bisa melakukannya dengan julukan "PLAY GIRL".
di kota-kota besar, pergaulan bebas bukanlah hal yang tabu bagi kita semua, gaya hidup yang berlebihan dan kurangnya perhatian orang tua dapat menjadi penyebab orang bisa terjerumus dalam pergaulan bebas.
Bagi seoarang wanita, pada pergaulan bebas ini seoarang wanita akan cenderung untuk berganta-ganti pasangan dan jika tidak adanya keyakinan yang kuat seorang wanita akan mudah terjerumus pada dunia seks.
Penelitian dari University of California Berkeley menemukan pengaruh pergaulan bebas berkaitan dengan sistem reproduksi perempuan.
Dengan membandingkan perilaku 2 spesies tikus, para ahli menunjukkan bahwa kebiasaan seksual mempengaruhi keragaman bakteri yang dimiliki serta keragaman gen yang mengontrol sistem kekebalan tubuh.
Penelitian yang dimuat jurnal
PLoS One ini melihat perbedaan bakteri pada tikus rusa yang cenderung berganti-ganti pasangan dengan tikus California yang hanya punya 1 pasangan seks atau monogami. Peneliti menemukan bahwa gaya hidup tikus memiliki dampak langsung pada bakteri di saluran reproduksinya.
Tikus rusa yang suka berganti-ganti pasangan ditemukan memiliki bakteri 2 kali lipat lebih beragam dibanding tikus California yang monogami. Karena ada begitu banyak bakteri penyebab infeksi, tikus rusa menggunakan keragaman bakteri ini untuk menghadapi berbagai risiko penyakit.
Para ilmuwan juga menemukan bahwa perubahan bakteri dari generasi ke generasi telah ditambahkan dalam gen tikus rusa. Keragaman bakteri ini mendukung gen yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh tikus untuk memerangi penyakit menular seksual.
"Tikus-tikus yang sering berganti pasangan lebih sering berhubungan dengan tikus yang terkena banyak bakteri. Mereka membutuhkan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat untuk menangkis semua bakteri yang masuk," kata peneliti, Matthew MacManes seperti dilansir
Counsel and Heal, Senin (10/9/2012).
Manusia lebih rentan terhadap serangan infeksi bakteri berbahaya dibandingkan tikus. Sebuah penelitian lain yang dimuat A
merican Journal of Human Genetics menyebutkan bahwa manusia lebih rentan terkena kanker serta mutasi sel dibandingkan spesies lain.
Menurut Scientific American, lebih dari 1000 spesies bakteri hidup bersama di dalam tubuh manusia. Sel-sel bakteri dalam tubuh manusia melebihi jumlah sel tubuh manusia dengan perbandingan 10 banding 1.
Judul : Bahaya Kesehatan bagi seorang "PLAY GIRL"
Deskripsi : "PLAY BOY" bukan kata yang aneh untuk didengar oleh kaum hawa, pada zaman sekarang tidak cuma kaum adam yang bisa dapat julukan pl...