DUMAI - DumaiPortal.com - Masih berlarutnya dan tidak kunjung selesainya permasalahan tapal batas, warga Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, akan mengadukan persoalan konflik perbatasan tersebut ke Menteri Dalam Negeri dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
“Ketua RT 07 Kusno, Ketua RT 09 Umar Wijaya, RT 08 Hengtiong, dan didampingi Forum Permatapas akan berangkat ke Pekanbaru besok (Sabtu, 7/7) ini) dan selanjutnya meneruskan perjalanan ke Jakarta. Mereka akan menyampaikan keresahan warga perbatasan, pasca penyerangan yang terjadi baru-baru ini,” kata Januari Sinurat, Wakil Ketua Forum Perjuangan Masyarakat Perbatasan (Forum Permatapas) Dumai, Sabtu (7/7)
Disebutkannya warga mengirimkan surat ke pihak pemerintah melalui Camat Sungai Sembilan untuk mendesak penyelesaian persoalan tapal batas dan persoalan hukum atas penyerangan yang dilakukan terhadap warga Batu Teritip tersebut oleh warga pendatang yang dimobilisasi dari Sinaboi.
"Permintaan warga yang disampaikan melalui surat itu ditembuskan ke Wali Kota Dumai, Kapolres Dumai, Gubernur Riau, Kapolda Riau, Mendagri, dan Kapolri," sebutnya. Surat dan tembusan untuk pihak terkait di Dumai sudah diantarkan warga, sedangkan untuk Gubernur dan Kapolda diantarkan umat (6/7) kemarin.
Usai menyerahkan surat tembusan ke Gubernur dan Kapolda, sebutnya, warga akan berangkat ke Jakarta juga untuk mengantarkan surat tembusan tersebut ke Mendagri dan Kapolri.
Dikatakannya, warga mengadukan persoalan penyelesaian tapal batas ke pihak pemerintahan, sedangkan persoalan hukum yang terjadi akibat konflik perbatasan yang hingga kini belum jelas penyelesaiannya dikirim ke aparat penegak hukum dari tingkat bawah hingga ke Kapolri.
"Selain mengirimkan surat, warga juga menyampaikan berbagai bukti tentang terjadinya beberapa kali konflik, yang berujung penyerangan terhadap warga selama rentang waktu sejak tahun 2009 hingga saat ini," ujarnya.
Dalam suratnya, warga juga menyampaikan bukti-bukti tentang adanya warga perbatasan yang dimobilisasi untuk dibuatkan KTP dan KK Rokan Hilir oleh oknum dari Sinaboi. Diketahui sebanyak 50 warga Senepis, Kelurahan Batu Teritip, telah dibuatkan KTP dan KK Rokan Hilir.(dpo)
Judul : Konflik Tapal Batas, Warga Melapor ke Mendagri
Deskripsi : DUMAI - DumaiPortal.com - Masih berlarutnya dan tidak kunjung selesainya permasalahan tapal batas, warga Batu Teritip, Kecamatan Sungai Semb...