DUMAI - DumaiPortal.com – Dipastikan tumpahan CPO di Pelabuhan Dumai akhir pekan lalu tidak lebih dari 1 ton. Tumpahan itu sendiri berhasil dilokalisir hingga tidak meluber ke laut. Terjadi masalah teknis saat melakukan penyaluran CPO dari tonkang ke tanki adalah penyebabnya.
Meski begitu, pihak Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Dumai tetap akan menyampaikan sanksi administrasi terhadap PT Ivomas Tunggal Dumai Bulking selaku pemilik CPO dan terhadap agen perusahaan tongkang MB I Pacific.
Usai melakukan pengecekan ke dermaga Pelabuhah Dumai, Kepala KLH Dumai, Basri bersama jajarannya minta klarifikasi langsung dari manajemen PT Ivomas dan nahkoda tongkang, Selasa (28/2).
Maruli Baru, Kepala Bulking PT Ivomas menyebutkan CPO tumpah terjadi saat akan menyalurkan ke tanki di daratan. “Diduga terjadi kerusakan pada pompa atau systemnya menyebabkan CPO tidak bisa disalurkan ke tanki, tapi malah meluber di atas tongkang,” ujarnya.
Hamid, nahkoda tongkang yang membawa CPO dari Kalimantan Tengah, mengakui terjadi permasalahan saat akan menyalurkan CPO ke tanki milik PT Ivomas. Diduga disebabkan pompa yang rusak menyebabkan penyaluran CPO tidak berjalan dengan normal. Pemindahan yang dilakukan dari tanki dalam tongkang menyebabkan CPO meluber.
“Hal itu terjadi tengah malam, sekitar pukul 01.00 WIB. Meski begitu, kita sudah berusaha menghentikan luberan CPO. Berbagai upaya sudah kita lakukan. CPO yang tumpah tidak lebih dari 1 ton,” jelasnya.
Pada insiden malam itu, pihak PT Pelindo Dumai pun sudah melakukan penanggulangan. Harlem S Purba, Humas Pelindo Dumai yang turun langsung ke lapangan dinihari itu mengaku melakukan penanganan bersama pihak tongkang.
“Kita sudah lakukan penanganan dengan cepat bersama dengan ABK tongkang. Tumpahan CPO di laut luasnya tidak lebih dari lima meter persegi. Dan tumpahan CPO yang sudah berhasil dilokalisir itu kemudian dikumpulkan secara manual ke dalam jirigen,” tutur Harlem. Ia memastikan, tumpahan CPO itu tidak meluber jauh hingga menyebabkan pencemaran.
Mendapatkan penjelasan demikan, Basri mengaku bisa memahaminya. Hanya saja, pihak harus tetap menyampaikan sanksi administrasi agar kejadian serupa tidak berulang lagi seraya memberikan penegasan kepada pihak perusahaan dan angkutan untuk senantiasa peduli dengan lingkungan.
“Dalam hal ini juga ingatkan kepada perusahaan dan tongkang untuk selalu menyiapkan peralatan dan sarana yang diperlukan bila terjadi permasalahan di lapangan. Ke depan, kita juga akan lakukan koordinasi dengan Pelindo dan perusahaan yang beroperasi di pelabuhan dalam hal penanganan limbah dan amdal,” tutur Basri pula.(dpo)
Judul : Tumpahan CPO Capai 1 Ton
Deskripsi : DUMAI - DumaiPortal.com – Dipastikan tumpahan CPO di Pelabuhan Dumai akhir pekan lalu tidak lebih dari 1 ton. Tumpahan itu sendiri berhasil ...