DUMAI - DumaiPortal.com - Tumpahan Cruide Palm Oil (CPO) kembali mencemari laut Dumai, selama dua hari berturut-turut. Tumpahan pertama terjadi, Jumat (24/2) pukul 06.00 WIB di sekitar Dermaga C Pelabuhan dan kemudian, Sabtu (25/2) sekitar pukul 13.00 WIB.
Informasi yang berhasil dirangkum Ahad (26/2), bahwa tumpahan CPO tersebut pertama kali terjadi pada Jumat sekitar pukul 06.00 WIB. Dimana tumpahan tersebut, sewaktu pembongkaran dari tongkang yang diduga milik PT Smart. Warga yang mengetahui adanya kejadian tersebut, menyebutkan tumpahan disinyalir karena sambungan pipa pecah saat pembongkaran tongkang dan diduga milik PT Smart.
“Mungkin satu ton lebih, CPO yang tumpah ke laut dan ini bukan kejadian pertamanya terjadi di pelabuhan. Namun hingga sekarang belum ada informasi sanksi yang diberikan pihak terkait terhadap perusahaan yang lalai,” ucap salah seorang warga seperti dikutip dumaipos.com.
Dengan adanya tumpahan sekitar ribuan kilo tersebut, perairan Laut Dumai dibibirnya menjadi menguning, dan CPO tersebut mengalir mengikuti arus air laut. Supaya kejadian tersebut tidak diketahui masyarakat, CPO dibersihkan oleh petugas dan masyarakat yang mengambil gambarnya dilarang oleh securiti.
Sedangkan, Sabtu (25/2) sekitar pukul 13.00 WIB, tumpahan CPO kembali terjadi di sekitar lokasi yang sama. Tumpahan tersebut, terjadi pada pipa yang diduga milik PT SAN yang ditransfer ke PT Naga Mas.
Menurut warga, tumpahnya CPO tersebut disinyalir terjadi ketika diperkirakan PT SAN sedang memindahkan CPO ke perusahaan Naga Mas. Naasnya, pipa pecah hingga tekanan CPO yang kuat tersebut menyembur seperti air terjun mencapai sekitar tiga meter.
“Dilihat dari tebalnya menyelimu air laut, diperkirakan sekitar 1,5 ton mungkin ada yang menyembur keluar,” sebut warga.
Kepala Unit PT SAN, Jhonson Siahaan saat dihubungi mengatakan tidak mengetahui adanya kejadian tersebut karena arena Dermaga C merupakan tanggungjawab PT Naga Mas.
“Saya belum mendapat informasi adanya tumpahan CPO saat kita mengtransfer ke PT Naga Mas. Bila kejadiannya di Demaga C, itu bukan tanggungjawab kita lagi. Tapi PT Naga Mas,” sebut Jhonson.
Disebutkan, Jhonson lagi, yang ia ketahui bahwa tumpahan yang menjadi tanggungjawab PT Naga Mas tersebut mulai tumpah sejak Jumat bukan Sabtu. “Tumpahnya CPO milik Naga Mas sudah Jumat itu,” sebutnya.
Sementara itu, Manager Naga Mas, Tarigan yang dikonfirmasi, Ahad (26/2/12) melalui SMS-nya mengklaim, atas kerugian tersebut, perusahaannya mengalami kerugian hanya sekitar Rp1 juta. Namun untuk kejadian pertama kalinya disebut Tarigan, hanya sekitar 100 kg yang tumpah dari PT Smart tersebut.(dpo)
Judul : CPO Tumpah di Pelabuhan Dumai
Deskripsi : DUMAI - DumaiPortal.com - Tumpahan Cruide Palm Oil (CPO) kembali mencemari laut Dumai, selama dua hari berturut-turut. Tumpahan pertama terj...